Call Us : ( +62 ) 856 3629 440
Senin - Minggu : 08.00 - 20.00

Belajar Sukses Dari Warren Buffet

Menjadi seorang miliuner tentu menjadi dambaan bagi setiap orang. Namun untuk bisa sukses menjadi seorang pengusaha dengan aset atau kekayaan hingga mencapai miliunan rupiah, tentu membutuhkan beberapa strategi jitu yang tidak mudah untuk dijalankan para pelaku usaha.

Karenanya, agar Anda tak salah jalan dalam melangkah. Pekan ini akan kami informasikan kepada para pembaca mengenai lima strategi bisnis dari Warren Buffet yang bisa Anda jalankan untuk mencapai puncak kesuksesan.

Pertama, tidak pernah menghabiskan waktu dengan sia-sia. Siapa yang tak mengenal Warren Edward Buffet, lelaki kelahiran Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, pada 30 Agustus 1930 silam ini merupakan salah satu investor dan pengusaha sukses dari Amerika Serikat. Ia selalu mengambil keputusan dengan cepat, termasuk juga ketika memutuskan untuk terjun di bisnis investasi, Warren membeli saham untuk pertama kalinya pada umur 11 tahun. Dan Ia mulai membeli sebuah kebun kecil ketika Ia masih berusia 14 tahun, tentunya umur yang masih cukup belia untuk bisa terjun di bisnis investasi.

Kedua, tak pernah takut untuk menjadi yang berbeda. Ketika Anda memutuskan terjun di dunia usaha, maka hal terpenting yang perlu Anda ingat adalah jangan pernah mengambil keputusan berdasarkan apa yang dikatakan atau dilakukan banyak orang. Yakinkan diri Anda untuk berani tampil beda dan tunjukan pada dunia bahwa keputusan yang Anda ambil adalah jalan terbaik bagi perkembangan bisnis Anda. Pengalaman seperti ini pernah dialami Warren Buffet, meskipun dahulu banyak orang memprediksikan Ia akan gagal, namun dengan cara yang Ia miliki investasi Warren meningkat hingga lebih dari US$ 100 juta dengan strategi bisnis yang telah Ia rencang sebelumnya.



Ketiga, boleh gigih tapi juga harus tau kapan waktunya harus berhenti. Sebagai seorang pelaku usaha, tentunya kegigihan atau ketekunan menjadi salah satu kunci sukses untuk bisa mencapai keberhasilan bisnisnya. Namun dibalik kegigihan tersebut, tentunya kita juga harus jeli dan teliti untuk menganalisa kapan waktunya kita harus berhenti dan mencari pintu kesuksesan lainnya apabila bisnis yang kita jalani sudah tidak potensial lagi kedepannya. Jika memang sudah tidak ada peluang, maka coba cari celah baru untuk bisa menjadi seorang pemenang.

Keempat, rencanakan dengan matang sebelum akhirnya mengambil sebuah resiko. Meskipun untuk menjadi seorang pengusaha sukses Anda dituntut untuk berani mengambil segala resiko usaha. Namun ada baiknya bila Anda merencanakan dan membuat kesepakatan dengan matang sebelum akhirnya memutuskan untuk mengambil resiko tersebut. Sebab, dengan perhitungan yang matang, segala resiko yang ada di depan mata bisa diatasi dengan sempurna.

Kelima, selalu menciptakan nilai tambah. Ketatnya persaingan pasar dan pesatnya perubahan minat konsumen, menjadi salah satu alasan mengapa setiap pengusaha harus memiliki nilai tambah. Hal ini pula yang dilakukan Warren Buffet ketika menjalankan kerajaan bisnisnya, Ia selalu membeli perusahaan-perusahaan yang hampir bangkrut kemudian memperbaiknya sebagus mungkin. Dengan memberikan sentuhan nilai tambah, tidak heran bila sekarang ini perusahaan-perusahaan yang dibeli Warren banyak diburu para investor lain.

Nah, setelah membaca kelima tips bisnis yang membahas tentang belajar sukses dari Warren Buffet, semoga kedepannya para pelanggan grosirprodukonline (GPO) bisa lebih jeli dalam menjalankan roda bisnisnya dan semakin termotivasi untuk mencapai puncak kesuksesannya. 


Tidak ada bisnis yang sempurna
Tidak ada bisnis yang untung terus
Bisnis ada resiko, Bisnis ada untung, Bisnis ada rugi 
Semuanya adalah keseimbangan ....

Kita bioleh saja galau
Kita boleh saja pesimis
Kita boleh saja kecewa
Kita boleh saja marah2

Namun 1 hal yang jangan sampai kita lakukan 
-- > Menyerah 

Karena dengan menyerah permainan berakhir ... 
Ganbatte : bersemangatlah


Maju terus enterpreneur dan trader Indonesia. salam sukses!


Sumber : http://bisnisukm.com/belajar-sukses-dari-warren-buffet.html
Comments
0 Comments